
Pemkab Waropen Siap Aktifkan Kembali Bandara Petrus Simunapendi Botawa untuk Tingkatkan Transportasi dan Ekonomi Daerah
News Botawa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Waropen melalui Bupati Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si bersama Wakil Bupati Yoel Boari menegaskan komitmennya untuk mengaktifkan kembali Bandara Petrus Simunapendi Botawa, sebagai langkah strategis dalam meningkatkan akses transportasi udara dan mendongkrak perekonomian lokal. Langkah ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Waropen.
“Kami berencana mengaktifkan kembali Bandara Udara Petrus Simunapendi Botawa guna membantu memudahkan mobilitas masyarakat, barang, dan jasa melalui jalur transportasi udara. Langkah ini kami tempuh dengan harapan memberikan dampak positif terutama di sektor ekonomi maupun pariwisata di Waropen,” ujar Bupati FX Mote saat memberikan keterangan pers dari Kota Botawa, Kabupaten Waropen, Provinsi Papua, Sabtu (5/4/2025).
Upaya dan Persiapan Teknis
Bupati FX Mote menjelaskan bahwa Pemkab Waropen tengah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait untuk memastikan kesiapan fasilitas pendukung Bandara Botawa. Beberapa upaya yang tengah dilakukan antara lain:
-
Perbaikan dan Peningkatan Landasan Pacu: Landasan pacu bandara akan diperbaiki agar pesawat bisa melakukan lepas landas (take off) dan mendarat (landing) dengan aman.
-
Pembangunan dan Pemeliharaan Fasilitas Pendukung: Termasuk menyiapkan apron, terminal penumpang, dan sistem navigasi penerbangan yang memadai untuk meningkatkan keselamatan penerbangan.
-
Penguatan Sistem Keamanan dan Lalu Lintas Udara: Pemkab Waropen bekerja sama dengan pihak otoritas penerbangan dan TNI-AU untuk memastikan prosedur keamanan dan operasional bandara sesuai standar nasional.
“Setiap langkah yang kami ambil difokuskan agar bandara dapat dioperasikan secara maksimal dan aman. Tidak hanya dari segi fasilitas, tetapi juga dari segi pengelolaan operasional dan manajemen keselamatan penerbangan,” jelas Bupati FX Mote.
Dampak Positif bagi Masyarakat dan Ekonomi
Pengaktifan kembali Bandara Botawa diproyeksikan akan membawa sejumlah dampak positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah:
-
Peningkatan Mobilitas Masyarakat: Bandara akan memudahkan warga untuk bepergian ke pusat-pusat kota lain di Papua maupun ke wilayah Indonesia lainnya.
-
Distribusi Barang dan Jasa: Jalur udara memungkinkan distribusi barang kebutuhan pokok, logistik, dan produk lokal lebih cepat dan efisien, khususnya bagi desa-desa terpencil di Waropen.
-
Dorongan Pariwisata: Dengan akses udara yang lebih baik, destinasi wisata di Waropen diharapkan lebih mudah dijangkau oleh wisatawan domestik maupun mancanegara.
-
Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD): Pertumbuhan sektor ekonomi dan pariwisata akan memberikan kontribusi nyata bagi PAD, sehingga memperkuat keuangan daerah.
Kolaborasi dan Dukungan
Pemkab Waropen tidak bekerja sendiri dalam proyek ini. Mereka menggandeng Kementerian Perhubungan, Otoritas Bandara, dan instansi terkait lainnya untuk memastikan semua persiapan memenuhi standar nasional. Selain itu, pihak Bupati juga menjalin komunikasi dengan investor potensial yang tertarik mendukung pengembangan bandara dan fasilitas wisata di sekitar kawasan Botawa.
Bupati FX Mote menekankan bahwa pengaktifan bandara bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi merupakan strategi pembangunan jangka panjang untuk menciptakan konektivitas, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Waropen.
“Kami berharap setelah Bandara Botawa aktif kembali dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama sektor pariwisata, perdagangan, dan sektor-sektor lainnya. Kami juga berharap agar destinasi wisata di daerah ini tumbuh, demi mendongkrak pendapatan asli daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga,” tuturnya.
Tantangan dan Strategi Pengelolaan
Bupati FX Mote mengakui bahwa mengaktifkan kembali bandara bukan tanpa tantangan. Beberapa hal yang menjadi fokus adalah:
-
Kesiapan Infrastruktur: Memastikan semua fasilitas teknis bandara memadai dan memenuhi standar keselamatan penerbangan.
-
Sumber Daya Manusia (SDM): Menyiapkan tenaga operasional dan teknisi bandara yang kompeten serta mengadakan pelatihan khusus.
-
Koordinasi Lintas Sektor: Memastikan kerjasama yang solid antara Pemkab Waropen, pemerintah provinsi, kementerian, dan pihak swasta agar pengelolaan bandara berjalan lancar.
-
Kesadaran Masyarakat: Sosialisasi mengenai fungsi dan manfaat bandara agar masyarakat mendukung pengoperasian dan pemanfaatannya secara optimal.
Harapan Jangka Panjang
Pengaktifan Bandara Botawa diharapkan menjadi pintu gerbang pembangunan Papua bagian utara, meningkatkan konektivitas wilayah, dan membuka peluang baru bagi pengembangan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Bupati FX Mote menegaskan bahwa proyek ini adalah bagian dari visi jangka panjang Pemkab Waropen untuk menjadikan daerahnya lebih mandiri, maju, dan sejahtera.
“Bandara Botawa bukan sekadar fasilitas transportasi, tetapi simbol kemajuan dan kesempatan bagi masyarakat Waropen untuk lebih mudah mengakses dunia luar, memperluas jaringan ekonomi, dan meningkatkan kualitas hidup,” pungkas Bupati FX Mote.





