Bupati Waropen Komitmen Hidupkan Kembali Bandara Botawa

by -132 Views
cek disini

Bupati Waropen Komitmen Hidupkan Kembali Bandara Botawa

Waropen Siap Bangkit: Bupati Fransiscus Mote Tegaskan Komitmen Menghidupkan Kembali Bandara Petrus Simunapendi Botawa

News Botawa Bupati Kabupaten Waropen, Fransiscus Xaverius Mote, menegaskan komitmennya untuk menghidupkan kembali operasional Bandara Udara Petrus Simunapendi Botawa, salah satu infrastruktur vital di wilayah pesisir Papua. Pernyataan ini disampaikan dalam wawancara eksklusif dengan wartawan di Jayapura, Selasa, 25 Maret 2025.

Bandara yang sempat beroperasi pada tahun 2015 ini memiliki peran strategis bagi aksesibilitas masyarakat Waropen. Namun, beberapa tahun terakhir, operasionalnya sempat terhenti akibat keterbatasan fasilitas, kondisi landasan yang perlu perbaikan, serta keterbatasan sumber daya manusia yang mengelola bandara. Kini, pemerintah kabupaten menegaskan tekadnya untuk mengembalikan bandara ini ke fungsi semula, sekaligus meningkatkan standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Waropen

Dalam pernyataannya, Bupati Mote menjelaskan bahwa upaya pengaktifan kembali bandara bukan sekadar simbol pembangunan, melainkan langkah strategis untuk meningkatkan konektivitas, mempercepat arus distribusi logistik, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Waropen.

“Saat saya menjabat sebagai Penjabat Bupati pada tahun 2015, pesawat masih bisa mendarat di Bandara Botawa. Sekarang, kami akan mengevaluasi semua fasilitas yang ada dan melengkapi kekurangan agar operasional bisa berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Mote.

Menurut Mote, bandara ini akan menjadi titik pusat bagi transportasi udara regional di Waropen, membuka akses bagi penerbangan domestik, mendukung distribusi kebutuhan pokok, memfasilitasi mobilitas tenaga kerja, dan menjadi pintu masuk bagi pengembangan sektor pariwisata yang potensial di wilayah pesisir dan pulau-pulau sekitarnya.

Evaluasi dan Perbaikan Fasilitas

Bupati menambahkan, evaluasi fasilitas akan mencakup beberapa aspek utama:

  1. Peningkatan landasan pacu (runway) — agar bisa menampung berbagai jenis pesawat, termasuk pesawat penumpang berkapasitas sedang.

  2. Terminal penumpang dan fasilitas pendukung — termasuk ruang tunggu, sistem keamanan, dan penunjang operasional seperti menara pengawas dan fasilitas navigasi penerbangan.

  3. Keamanan dan keselamatan penerbangan — peningkatan sistem pemantauan, peralatan darurat, dan pelatihan personel bandara.

  4. Logistik dan layanan pendukung — seperti gudang kargo, area parkir pesawat, serta sistem transportasi darat untuk menghubungkan bandara dengan pusat kota Botawa dan distrik sekitar.

“Semua langkah ini penting agar Bandara Botawa tidak hanya bisa digunakan kembali, tetapi juga mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” jelas Mote.

Dampak Ekonomi dan Sosial

Bupati Mote menekankan bahwa pengaktifan kembali Bandara Botawa akan membawa dampak luas bagi Kabupaten Waropen. Secara ekonomi, bandara akan:

  • Mempercepat distribusi logistik — mulai dari kebutuhan pokok hingga barang perdagangan, sehingga mengurangi biaya dan waktu pengiriman.

  • Mendorong investasi — karena infrastruktur transportasi yang memadai menjadi daya tarik bagi investor untuk menanamkan modal di sektor pariwisata, agribisnis, dan perikanan.

  • Meningkatkan pariwisata lokal — mempermudah akses wisatawan domestik dan internasional untuk menjangkau potensi alam dan budaya Waropen.

Secara sosial, masyarakat diharapkan merasakan manfaat langsung: mobilitas lebih mudah, layanan publik lebih cepat, dan peluang kerja baru tercipta baik di bandara maupun sektor-sektor pendukungnya.

Dukungan Pemerintah Provinsi dan Nasional

Untuk memastikan keberhasilan proyek ini, Bupati Mote menyatakan pemerintah kabupaten akan berkoordinasi erat dengan Pemerintah Provinsi Papua, Kementerian Perhubungan, serta stakeholder terkait. Dukungan ini meliputi alokasi anggaran, tenaga ahli, peralatan teknis, dan pelatihan SDM guna memastikan bandara memenuhi standar keselamatan penerbangan nasional dan internasional.

“Pengaktifan kembali Bandara Botawa bukan sekadar proyek lokal. Ini bagian dari visi Papua untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, membuka akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi bagi masyarakat pesisir dan pulau-pulau terpencil,” ujar Mote.

Tantangan dan Langkah Ke Depan

Meskipun memiliki prospek positif, proyek pengaktifan kembali bandara menghadapi sejumlah tantangan:

  • Pengadaan lahan dan izin lingkungan — beberapa area di sekitar bandara memerlukan pengaturan hak ulayat dan izin dari masyarakat adat.

  • Ketersediaan anggaran dan logistik pembangunan — mengingat posisi geografis Kabupaten Waropen yang terpencil, distribusi material konstruksi menjadi lebih kompleks.

  • Pemenuhan standar keselamatan penerbangan — termasuk pengawasan teknis dan penanganan darurat, agar operasional bandara bisa berjalan aman.

Untuk itu, Bupati Mote memastikan pemerintah kabupaten akan membuat peta strategis pengembangan bandara, mulai dari tahap evaluasi, perencanaan teknis, hingga operasionalisasi penuh. “Kami optimistis semua langkah ini bisa terealisasi dengan dukungan masyarakat, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat,” tegasnya.

Kesimpulan

Pengaktifan kembali Bandara Petrus Simunapendi Botawa merupakan langkah strategis yang diharapkan menjadi penggerak ekonomi, sosial, dan infrastruktur di Waropen. Bupati Mote menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi transformasi wilayah yang akan membuka akses, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan menempatkan Kabupaten Waropen sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Papua.

Ke depan, keberhasilan proyek ini diharapkan menjadi model pengembangan bandara di wilayah terpencil lain di Indonesia, sekaligus menunjukkan bahwa dengan perencanaan matang dan koordinasi lintas sektor, daerah yang sebelumnya sulit diakses dapat bangkit dan berkembang secara berkelanjutan.

tokopedia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.