News Botawa – Penjabat Gubernur Papua, Agus Fatoni, memberikan dukungan penuh kepada Pemerintah Kabupaten Waropen untuk mengaktifkan kembali operasional Bandara Petrus Simonapendi Botawa. Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan percepatan pembangunan infrastruktur bandara agar segera berfungsi sebagai pintu gerbang ekonomi dan transportasi di wilayah tersebut.
“Kami datang ke sini untuk menyampaikan bantuan. Tahun ini, kami juga telah menyiapkan anggaran untuk pembangunan pelabuhan dan bandara,” ujar Agus Fatoni saat kunjungan di Kantor Klasis GKI Waropen, Jumat (1/8/2025).
Bandara Petrus Simonapendi Botawa sempat beroperasi pada 2015, namun kini vakum. Pengaktifan kembali bandara ini dinilai strategis untuk mendorong pertumbuhan infrastruktur, real estate, dan peningkatan pendapatan daerah, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Waropen.
Selain bandara, Pemerintah Provinsi Papua juga memberikan bantuan pembangunan fasilitas pendukung lainnya, antara lain:
-
Trestel dermaga untuk mendukung aktivitas pelayaran dan distribusi barang di wilayah pesisir Waropen.
-
Pembangunan fasilitas jalan untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat di daerah terpencil.
-
44 unit Starlink untuk mempercepat transformasi digital dan pemerataan akses informasi, khususnya di wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) Kabupaten Waropen.
Pj Gubernur Agus Fatoni menekankan bahwa pengembangan bandara, pelabuhan, dan fasilitas transportasi lain merupakan bagian dari strategi percepatan pembangunan Papua, sehingga semua sektor — mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan — bisa mendapatkan manfaat secara langsung.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mempercepat pembangunan di Waropen, meningkatkan konektivitas, dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.




